Siapkah Anda Menghadapi Masa Depan ?

3 min read

ARE YOU READY FOR THE FUTURE ???

SIAPKAH ANDA MENGHADAPI MASA DEPAN ???

Oleh : Bpk. Pambudi Sunarsihanto

Direktur Human Capital Citibank Indonesia (pernah jd VP HCM Telkomsel juga selama 2 th)

Ada sebuah perusahaan bernama Garmin. Mereka memproduksi GPS navigation system yg banyak dipasang di mobil mobil. Dan pada saat itu angka penjualan mereka naik pesat selama bertahun tahun. Tetapi ternyata tak lama kemudian, bencana itu tiba …

Dan ternyata dunia dibanjiri smart phone. Tiba tiba orang tidak membeli lagi Garmin GPS system untuk mobil lagi. Penjualan mereka pun turun drastis.

Bencana …bencana … bencana …???

musibah yang sama pernah dialami Kodak pada saat orang tidak mencetak photo lagi, dialami Nokia pada ketika orang tak menggunakan telephone buat komunikasi dengan voice (suara) lg, dialami Blackberry pada saat orang tak messaging memakai BBM lagi, dialami perusahaan perusahaan minyak pada ketika kami menginginkan alat transportasi yg ramah lingkungan, dialami kantor kantor cabang bank pada saat pelanggan tak mau lagi ke cabang (dan lebih suka menggunakan ATM dan mobile banking), dialami bus bus malam pada ketika pelanggan lebih suka naik pesawat dengan selisih harga yg sedikit …

Contohnya sudah cukup banyak ???, Atau aku harus menyebutkan belasan contoh lagi ???

Karena memang perubahan itu melakukan terjadi di mana mana, di semua bidang, di semua industri, di semua negara.

The world has changed.

The world is changing.

And the world will continue to change …

Charles Darwin … dalam penelitian di pulau Galapagos menemukan sesuatu yg menarik.

By the way, aku tak percaya evolusi, tapi aku yakin pada kesimpulan Darwin yg ini, “Bahwa makhluk yg paling sukses bukannya yang paling kuat, tetapi yg bisa bertahan dengan perubahan”

Kalau kami sesuaikan dengan context jaman sekarang ternyata bukan manusia yang paling kuat yg paling sukses, bukan manusia yg paling cakep yang paling sukses, dan bahkan bukan yang paling pintar yang sukses (makanya juara juara 1 di sekolah kami lalu sering kali bukan menjadi yg paling sukses dalam kehidupan).

Ternyata yg paling sukses adalah yg paling dapat bertahan menyesuaikan diri dengan perubahan. Nah pada ketika Kodak dan Nokia mobile phone tidak mampu bertahan, ternyata ceritanya Garmin lain banget.

Ternyata meskipun waktu itu mereka jaya dengan product product GPS, Garmin sudah menyiapkan product product dan inovasi di bidang yang lain… yaitu gadget gadget untuk alat kesehatan dan fitness.

Jadi ternyata pada saat angka penjualan GPS system turun, mereka segera ganti focus dan mengencangkan penjualan gadget untuk fitness and health.

Nir lama kemudian angka penjualan pun meroket lagi.

Wow !!!

Why ??? Because they are ready for the future !!! Karena mereka bersiap menghadapi masa depan.

Apakah Nokia mobile phone ready ??? No, they are not.

Apakah Blackberry ready ??? NO.

Apakah bus bus malam ready ??? No.

Apakah perusahaan perusahaan minyak ready ??? No.

Padahal perusahaan perusahaan itu mungkin lalu lebih jaya dan lebih kaya daripada Garmin. Tetapi mereka tak ready.  Dan mereka tak bisa beradaptasi dengan perubahan !!!

By the way, ini bukan cuma berlaku pada perusahaan, ternyata ini juga berlaku pada diri kalian dan karier kami. Dan juga buat karier anak anak kita kelak nanti.

Sebaik apapun profesi yg kita tekuni, bidang yg kalian jalani, dan industry di mana kita bekerja tetap saja ada resiko yg mengancam karier kami. Tidak ada yg pasti dalam karier kalian.

So please, jangan pernah complain kepada perusahaan atau kepada atasan kami dengan mengatakan,”Saya merasa tidak ada kepastian dengan karier aku di perusahaan ini”

Well, let me tell you, tak mulai pernah ada kepastian!

Kalau anda bagus anda akan maju, kalau tidak ya anda tak akan pernah dipromosi.

It is easy as that. Jangan mengharapkan kepastian.

Belasan tahun dulu banyak teman saya mendaftar ke Teknik Sipil dan berharap bahwa mereka mulai menjadi Insinyur Pembangunan, pada ketika lulus ternyata ada krisis moneter dan pembangunannya di rem.  Kebingungan mereka.

Beberapa tahun dulu anak anaknya teman teman aku pada mendaftar jurusan perminyakan, karena bapaknya pada kaya kerja di perusahaan minyak. Sekarang mereka lulus, dan ternyata tidak ada perusahaan minyak yg merekrut. Boro-boro merekrut, pegawai yang ada saja di PHK.

Sekarang lulusan perminyakan banyak yang mendaftar jadi agen penjualan asuransi (which is great, berarti mereka milik plan B).

Kalau anda sekarang jadi teller, siap bersiap bahwa jumlah teller yang dibutuhkan mulai turun (karena banyak yang lebih suka ke ATM atau via Mobile Banking).

Kalau anda kuliah kedokteran bersiap siaplah bahwa mungkin pendapatan dokter di masa depan mulai tak sebanyak masa lalu.

Always always … siap bersiap dan mempelajari trend dan bersiap buat masa depan dengan mempelajari hal baru dan menambah differentiator anda.

Jadi apa dong yang anda bisa lakukan bagi mempersiapkan masa depan anda ???

What can you do to prepare for the future …

1. CONTINUE TO PERFORM AT WHAT YOU DO !!!

Tetap fokus pada apa yg anda lakukan and always perform and contribute at the maxinum level.

2. READ, WATCH, OBSERVE, LEARN

Selalu mengamati apa yang terjadi di dunia luar sana. Lihat TV, dengerin Radio, browse Internet, baca buku, koran dan majalah.

3. UNDERSTAND THE CHANGE THAT IS HAPPENING !!!

Perhatikan pattern perubahan yg melakukan terjadi. Apa yang melakukan berubah pada…

– pola pikir manusia

– perilaku konsumen

– bisnis

– regulasi

– politik

– trend demographic

– trend urbanisasi

– trend digital

4. LEARN SOMETHING NEW, INCREASE YOUR DIFFERENTIATORS !!!

Anda telah milik beberapa differentator yang mengantarkan anda ke karier anda sekarang.

Pelajari competency baru, skills baru, dapatkan knowledge baru, sertifikasi profesi yang baru, pelajari bahasa asing lain. Semuanya mulai tidak mengurangi differentiator anda bagi menambah kesiapan anda di masa depan.

5. BE HUMBLE, KEEP AN OPEN MIND AND ALWAYS WANT TO LEARN !!!

Terakhir … kalian harus mengerti … we dont know what we dont know. Lets be humble and open mind.

Mari kami belajar, dari siapa saja…

– dari boss kita

– dari customer kalian

– dari peer kalian

– dari supplier kalian

– dari anak buah kalian

– dari karyawan yg baru join di perusahaan kami

Kadang kadang anak baru yg masih muda ternyata membawa perspektif baru dan membuat kita belajar dari sudut yang lain. Let’s be humble and keep an open mind.

Selamat mencoba dan semoga kalian lebih bersiap buat masa depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *