Mahasiswa Korea Belajar Bahasa Indonesia Di Universitas Andalas (Unand)

58 sec read

PADANG – Sebanyak 16 mahasiswa Busan University Foreign Study Korea Selatan mempelajari Bahasa Indonesia selama Januari hingga Februari 2017 di Universitas Andalas Padang, Sumatera Barat.

“Selama sebulan mahasiswa tersebut akan belajar mengenai pelafalan bahasa, pembelajaran tulisan, kosakata dan mata ajaran lainnya bersama mahasiswa dan dosen Sastra Indonesia Unand,” kata Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Unand Prof Hermansah di Padang, Selasa (17/1/2017).

 

Hasil gambar untuk korea

 

Kedatangan mahasiswa itu sebutnya bagian dari kerja sama antara Unand dengan Korea Selatan terkait dengan upaya memajukan pendidikan tinggi dan promosi kebudayaan Indonesia.

Baik mahasiswa Indonesia maupun Korea Selatan secara bergantian tiba ke masing-masing negara buat studi banding, akan tapi khusus mahasiswa Korea Selatan itu tiba buat mempelajari bahasa dan budaya Indonesia, khususnya Minangkabau.

“Bagi kami kedatangan mahasiswa asing ini bisa menjadi duta kepada negaranya terkait Bahasa Indonesia,” katanya.

Menurut dia, adanya mahasiswa asing yg datang khusus dan mempelajari bahasa dan budaya Indonesia, antara lain karena adanya ketertarikan, keunikan, dan keragaman.

Hal itu, katanya, akan dimanfaatkan oleh Unand bagi memperkuat eksistensi bahasa dan budaya Indonesia, juga Minangkabau, di Korea Selatan. “Selain tukar menukar mahasiswa, kami juga kerap mengundang dan diundang dalam hal pengajaran Bahasa Indonesia,” katanya.

Ia mengatakan sejak dua tahun dahulu, secara bergantian dosen Unand menjadi pengajar tamu di Negeri Gingseng, dan sebaliknya dosen Korea Selatan menjadi dosen tamu di seminar di Unand.

“Diharapkan ini menjadi salah satu upaya kampus bagi berperan dalam menjadikan Bahasa Indonesia sebagai bahasa dunia seperti halnya Inggris,” katanya.

Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno menilai perguruan tinggi mampu berperan dalam penguatan promosi sumber daya daerah.

Menurut dia, baik kebudayaan maupun pariwisata mampu dikaji oleh para ahli di perguruan tinggi dan dikenalkan ke luar negeri lewat kemitraan dan kerja sama lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *