Terkait Ukt, Unair Tertinggi Rp 21 Juta Per Semester, Its Belum Ada Rencana Kenaikan

1 min read

Terkait Uang Kuliah Tunggal (UKT) di Unair, tertinggi UKT 6 buat pendidikan kedokteran mencapai Rp21,5 juta per semester. Terendah Rp 3 juta per semester untuk program studi sejarah.

”Dari pengalaman tahun-tahun sebelumnya, mahasiswa yg milik tanggung jawab UKT terlalu tinggi itu biasanya semester 3 sudah minta keringanan. Mereka tidak konsisten mau membayar sebesar itu, makanya kalian mengubah skema pembayaran supaya yang terlalu tinggi UKT-nya mampu tetap membayar sampai kuliahnya selesai,” jelas Nasih.

Tak mau kompensasi penurunan biaya SPP seringkali dilakukan oleh UKT VI, Unair membuat beberapa skema.

Salah satunya yakni, Unair mulai membebankan tanggung jawab UKT tertinggi di awal kuliah. Misalnya, bila beban kuliah per semester Rp21,5 juta untuk UKT VI.

Perhitungannya UKT VI itu dikalikan dengan masa waktu kuliah delapan semester yakni 172 juta.

Sedangkan, untuk biaya UKT III adalah Rp7,5 juta per semester sehingga 8 semester membutuhkan biaya Rp60 juta.

Dengan demikian, seandainya mahasiswa yg memiliki beban UKT VI namun ingin membayar seperti besaran UKT III berarti mahasiswa harus membayar uang awal kuliah Rp112 juta.

Jumlah itu diambil dari pengurangan total UKT VI ke UKT III.

”Kalau bayar di muka itu lebih ringan. Yang milik tambak jualin tambak pojok di awal masuk, setelah itu per semesternya enggak mikir terlalu berat. Kalau orang bisa Rp7,5 juta kan gampang,” jelasnya.

Meski demikian besaran UKT masih melewati berbagai pertimbangan. Nasih memastikan UKT bagi tiap golongan mulai ditambahkan subgolongan supaya lebih detail. Selain itu, kebijakan pembulatan nominal UKT juga mulai dikerjakan. Nasih juga mulai menjamin bagi mahasiswa kurang mampu mulai tetap diperhatikan. Bahkan mampu nol rupiah. Ini dapat diterapkan lantaran kebijakan subsidi silang. “Untuk UKT golongan I dan II sepertinya tak mulai ada perubahan,” tukasnya.

Untuk UKT, Unair sebagai PTN BH tidak harus izin Kemenristekdikti. Yang perlu dilakukan cukup pemberitahuan. Spesifik bagi UKT I dan II ditentukan Kemenristekdikti dengan rentangan UKT akan gratis atau 0 rupiah hingga Rp500 ribu. Sedangkan UKT III ke atas ditentukan PTN dengan mengirimkan draft persetujuan ke kementerian. Selama belum disetujui, UKT lama tetap dipakai.

Sedang Rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Prof Joni Hermana menyampaikan,pihaknya belum memiliki rencana menaikkan UKT. Selama ini UKT lama masih digunakan. Meskipun jumlah penerimaan di jalur mandiri tak mampu sebanyak tahun dahulu.

Meski demikian ITS kini juga akan mengkaji UKT. Di ITS, UKT tertinggi ketika ini pada prodi sistem perkapalan yg jumlahnya mencapai Rp19,5 juta per semester.

“Mahasiswa ITS itu mayoritas mahasiswa yang dari kalangan menengah bawah, jadi seandainya ada kenaikan pun tidak mulai signifikan,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *